Strawberry Girl

Aku menjilati satu persatu jemariku yang dipenuhi oleh sari strawberry. Mhmm… Lezat.

Aku sangat menyukai strawberry. Menikmati rasa asam manisnya, menyukai warna merahnya dan mencintai sensansi melumatnya perlahan-lahan sambil meresapi rasa kecut yang timbul dikala aku menguyahnya.

Merah. Merahnya strawberry, seperti warna darah. Aku mencintai warna merah, seperti diriku yang mencintai dirimu. Aku suka dirimu semenjak pertama kali berkenalan denganmu.

Saat itu kamu memakai kemeja batik merah dan kacamata berbingkai merah. Aku langsung jatuh cinta kepadamu. Dirimu juga memakai jam tangan berwarna merah bata, warna yang cukup jarang untuk sebuah kulit jam tangan.

Asam manis. Seperti rasa strawberry yang sangat kusuka, seperti itulah rasaku kepadamu. Dirimu sangat manis sekali. Ingin rasanya aku mencubit pipimu atau mungkin mencengkram lenganku karena aku gemas dengan semua kemanisan sikapmu kepadaku. Kamu tidak pernah marah dan selalu tersenyum riang dihadapanku. Betapa manisnya.

Tapi engkau juga berasa asam. Selalu bersikap tidak mempedulikanku. Tidak sadar akan keberadaanku dan membuatku jenuh karena sikapmu yang tak menentu. Aku putus asa jika dirimu bersikap cuek. Aku salah tingkah, karena tidak tahu harus berkata apa jika dirimu terdiam membisu.

Tapi semua rasa itu kini tinggalah hambar. Aku menemukan orang lain. Orang yang lebih peduli akan perasaanku. Orang yang sangat mengerti perasaanku. Seseorang yang ternyata mau menjadi milik orang lain.

Aku merindukan dirimu. Tapi dirimu tak pernah benar-benar ada disampingku. Aku merindukan dirinya. Tapi wanita disamping dirinya ingin sekali kusingkirkan atau kubunuh saja.

Oh Tuhan, mengapa hal ini begitu sulit.
Mengapa dirimu tidak sadar kalau diriku ada?
Mengapa dirinya harus mencintai wanita itu?
Mengapa?
Aku sadar dirinya memang bukan buatku.
Aku mohon Tuhan…
Berikanlah senyum kebahagiaan buat dirinya.
Berikan kebahagiaan dirinya bersama wanita itu.
Sedangkan aku?
Oh Tuhan, bolehkah aku berharap?
Berharap dirimu mau menatapku dan berkata
“Will You became my Strawberry?”

As_3d

*Ini aslinya postingan multiply, direpost ke fb, lalu direpost disini. hahaha*

Advertisements

Menurutmu cerita ini bagaimana?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s