An Evening With Hers

Hmff!!! Ternyata dia ada di senayan city!!

Kupandang layar handphoneku dan membaca berulang-ulang sms singkat darinya. Dari wanita yang beberapa hari ini menghiasi tidurku. Ia benar-benar wujud dari wanita impianku. Cantik. Pintar dan yang terpenting senyumnya tidak pernah bisa kulupakan.

Kulirik jam yang ada dipergelangan tanganku. Setengah enam. Duapuluh menit lagi menjelang beduk buka puasa. Kuedarkan pandangan kearah sekelilingku, foodcourt FX. Penuh sekali!! Sedang aku? Sendirian? Ah tidak. Aku tidak mau menghabiskan sore indah ini sendirian lagi. Aku mau bertemu dengannya. Aku sangat merindukannya. Merindukan senyum indahnya.

***
Nisakusuma AKU BENCI SENDIRIAN 10 minutes ago from TwitterFox 

Sebuah popup dari twitter fox dikananku sedikit mengganggu konsentrasiku bekerja. Itu dari dia, dengan capslock di twitter. Aku tersenyum, semua stress akibat tumpukan pekerjaan sebelum lebaran tiba-tiba hilang. Aku jadi teringat. Aku gabung di twitter itu karena dirinya bilang dia lebih aktif di twitter dibandingkan di Facebook. Temanku saja hanya dia seorang, yang lain hanya kamuflase. Tidak ada orang yang kukenal selain dirinya seorang.

Adis2112 @Nisakusuma Kamu lagi dimana memangnya 1 minutes ago from TwitterFox 

Tulisku di layar popup microblogging yang sedang terkenal itu. Tak lama kemudian aku membaca balasan darinya.

Nisakusuma RT @Adis2112 @Nisakusuma Kamu lagi dimana memangnya ***dikantor. nanti mau buka puasa di FX bareng temen2ku,tapi aku datang duluan,sendirian  1 minutes ago from TwitterFox 

Aku tersenyum. Mhmm… FX. Aku menoleh kearah luar jendela, ke arah jalan jendral sudirman, melihat tempat biasa diriku meng-entertain klien-klien ku. Aku menghela nafas pelan dan membuka laci mejaku. Disana ak menaruh separuh jiwaku, EOS 50D.

Sayang, hari ini kamu harus bertugas lagi ya…

***

Kutekan no telpnya yang selalu kusimpan di save call urutan pertama.

“Hai Dis!!!” sapanya riang.

Ah suaranya selalu membuat jantungku berdebar.

“Nis, Aku udah di FX nih. Dirimu sudah sampai mana?”

Terdengar tawa dari seberang sana. Tawanya sungguh manis sekali terdengar di telingaku.

“Aku sekarang sudah ada di sency, dis. Tadi diajak teman-temanku buka puasa bersama di sini. Kamu beneran udah ada di FX?”

“Iya” ucapku sambil tertawa hambar. Berusaha menunjukkan tidak kecewa.”Di restoran apa, Nis?”

“Di Urban Kitchen. Memangnya mau ikut kesini?”

“Boleh ngga?”

Terdengar tawa renyahnya lagi. Aku benar-benar sangat merindukan pemilik suara ini.

“Ya boleh laah!!! Silahkan”

“Ok. Tunggu aku ya”

“Baik. Aku tunggu ya” Terdengar jeda beberapa saat “Tapi, aku bersama teman-temanku. semua cewe gak papa?”

Giliran diriku yang tertawa pelan. “Aku senang menjadi pusat perhatian wanita”

Tawanya kembali terdengar. Ia ternyata mengharapkanku datang. Tapi apa benar? Ah tidak ada salahnya untuk sedikit geer. Jodoh itu ditangan Tuhan, tapi manusia harus berikhtiar, terus mencari dan berusaha menemukan jodohnya. Siapa tahu saja ia memang benar jodohku

***

Kulihat dua wajah familier dideretan manusia yang memadati urban kitchen. Wajah Anissa dan Dinda. Aku melambaikan tangan dan langsung menuju meja mereka berdua. Mereka tidak hanya berdua, ada lima wanita disekitar mereka.

“Guys, kenalkan ini Adistya” ucap Anissa

Aku cukup bangga dikenalkan seperti itu oleh dia. Mungkin saja wanita ini memang benar ada hati denganku, walau hanya sebagai sahabat. Satu persatu aku bersalaman dengan lima wanita yang ada di hadapan meja panjang itu. Kulihat beberapa kursi kosong yang tersisa. Mhmm… sepertinya mereka sudah membuking tempat ini untuk banyak orang.

Aku mengambil duduk tepat dihadapan Anissa, posisi paling tepat my EOS untuk mengambil wajah Nissa. Wajah wanita impianku.

***

Aku mencoba tersenyum segembira mungkin melihat kehebohan 8 wanita disekelilingku. Yap i’m trapped with the girl talk situation. Mereka komplit membicarakan teman masa kuliah mereka, gebetan mereka, pekerjaan mereka, dan semua tentang woman stuff. Oh my God…
I’m the only one guy in this table!!! Miris sekali… karena tidak ada satupun dari wanita-wanita itu adalah pendampingku.

Aku memandang berkeliling, dan mulai memulai aksiku menangkap ekspresi mereka satu persatu dengan EOS tercintaku. Dan wanita berbaju serba ungu dihadapanku lah yang menjadi sorotan favoritku. DAMN!! She so gorgeous!!

“Dis, gw boleh minta foto-fotonya?”

Aku menoleh dan menatap wanita muda disampingku, Dinda. Aku tersenyum mengangguk. Nanti akan kukirimkan hasil-hasil terbaikku, dan ini berarti aku harus lebih banyak memfoto mereka semua. Kamuflase, agar aku tidak terlalu ketahuan hanya memfoto dirinya seorang.

Dinda tiba-tiba mengeluarkan sebuah laptop. OH NO!!!

“Mau kopi sekarang?” ucapku khawatir.

Dinda mengangguk. Oh tidak!! Nanti apa yang harus kukatakan jika Dinda bertanya ternyata lebih dari 50 foto yang kubidik hanya Nissa seorang?

“Nanti aja ya, klo udah mau pulang gimana?” kilahku

Dinda tersenyum dan mengangguk. “Ide bagus tuh!!! perbanyak foto candid yaa…” ucapnya sambil menatap nakal keseluruh wajah teman-temannya.

Puih!! Untung saja

***

Kuhempaskan tubuh lelahku di kasur empuk di kamarku. Ah what a lovely day!!! Semua berakhir manis. Aku berkenalan dengan wanita-wanita yang heboh semua dan tertawa bersama mereka semua. Satu hal yang tidak pernah kubayangkan aku bisa ikut larut dengan semua pembicaraan wanita. Hahahaha… sungguh aneh, dan aku menyukainya. Dan yang terpenting, diriku mendapatkan banyak informasi tentangnya, tentang Nissa. My lady in my dream.

Segera keluarkan Mac yang berada di ranselku dan menyalakannya. Aku memasang card reader dan membuka folder foto terakhir. Aku tersenyum melihat hasil bidikanku yang terakhir. 100 foto, dan 80 diantaranya adalah foto Anissa Kusuma.

Malam ini tidurku akan lebih indah dari malam-malam sebelumnya…

Ah ramadhan ini sungguh indah dengan kehadiran dirinya. Selamat malam cinta. Selamat malam Anissa…

As_3d

Cerita ini sebelumnya pernah diposting di sini

Menurutmu cerita ini bagaimana?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Mumble-ing