Mengapa Permission Marketing Diperlukan Bagi B2C?

Permission marketing merupakan suatu teknik pemasaran yang diperkenalkan oleh Seth Goding. Tehnik pemasaran dengan meminta ijin persetujuan konsumer agar mau dikirimkan semua bentuk informasi pemasaran melalui internet oleh produsen ataupun marketer. Jika konsumer tersebut setuju untuk dikirimkan informasi, maka marketer baru bisa mengirimkan informasi produk ataupun jasa kepada konsumer tersebut. Bentuk informasi yang dikirimkan dapat berupa e-mail ataupun banner ad.

B2C sendiri merupakan model e-business yang merupakan interaksi langsung kepada customer. Untuk itulah dibutuhkan permission marketing. Tujuannya adalah agar konsumer yang dikirimkan merasa tidak terganggu dengan adanya informasi produk yang ditawarkan kepadanya. Dengan adanya permission marketing, akan tercipta komunikasi antara marketer dengan konsumer yang dituju dan hubungan saling menguntungkan. Dari pihak marketer produk, ia bisa memilih target konsumer yang ia ingin kirimkan, sedangkan dari pihak konsumer, ia akan mendapatkan informasi yang memang ia cari (bukan berupa spam/junk).

Tanpa adanya permission marketing, seorang konsumer bisa dikirimkan segala jenis informasi. Sehingga sering kali mereka membuang semua informasi, padahal tidak semua informasi yang dikirimkan melalui e-mailnya merupakan spam.

As_3d

Menurutmu cerita ini bagaimana?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Mumble-ing