Enam Kunci Keputusan Strategis E-Bisnis

The 400 Education Center sudah menjadi sebuah training center semenjak tahun 2003. Dan hampir semua kegiatan marketingnya dilakukan di dunia maya, dengan kata lain sudah melakukan E-business selama 5 tahun. Saya mencoba untuk menganalisa enam kunci Strategis keputusan E-business di The 400 Education Center.

Decision 1: E-business channel priorities

Prioritas channel e-business The 400 Education Center adalah Bricks and Click. Karena perusahaan memadukan transaksi offline dan customer service. Tahap pendaftaran peserta training dilakukan secara online, tetapi untuk pembayaran dilakukan secara offline, karena masih membutuhkan pertukaran invoice dari pihak perusahaan dan peserta training.

Decision 2: Organizational restructuring and capabilities

The 400 Education menggunakan strategic Partnership dengan beberapa perusahaan. Hal ini dilakukan perusahaan agar untuk memperbanyak jenis training yang diselengarakan oleh perusahaan. Seperti contohnya, perusahaan mulai memasarkan training perbankan syariah dengan berkerjasama dengan Niriah (niriah.com), sebuah situs khusus untuk bisnis syariah. Perusahaan juga berkerjasama dengan para trainer yang sebagian besar berasal dari luar perusahaan. Trainer-trainer ini adalah praktisi yang memang ahli dibidang Teknologi Informasi.

Decision 3: Business, service, and revenue models

Model bisnis, layanan yang digunakan The 400 Education adalah model B2C. Karena perusahaan mengedepankan kepuasan pelanggan dan meningkatkan kualitas dari pengalaman training bersama perusahaan. Sedangkan untuk model pendapatan perusahaan terdiri dari penjualan jasa training di Internet dan pemasangan space iklan-iklan di website www.400education.com dari beberapa klient perusahaan.

Decision 4: Marketplace restructuring

The 400 education Center hanya mempunyai satu sisi marketplace restructuring, yaitu sisi sell side. Perusahaan hanya menjual produk-produk training di website perusahaan dan aktifitas negosiasi harga dilakukan melalui e-mail dan telephone. Perusahaan tidak membeli materi training, karena semua materi training berasal dari semua trainer yang berkerjasama dengan perusahaan. Hingga, perusahaan telah menanggarkan royalti materi milik trainer tersebut kedalam biaya training.

Decision 5: Market and product development strategies

The 400 Education Center menggunakan strategi product development. Karena perusahaan menggunakan internet untuk menambahkan nilai kepada semua produk jasa trainingnya. Terlebih dunia IT sangat bergerak cepat, sehingga dibutuhkan pelatihan yang cocok untuk setiap bidang pekerjaan. Dengan adanya nilai tambah yang ditonjolkan perusahaan, maka para calon peserta akan menjadi tertarik untuk training di tempat The 400 Education Center

Decision 6: Positioning and differentiation strategies

Dalam tahap keputusan ini, The 400 Education Center mempunyai tiga pilihan untuk fokus stategis yaitu :

Product Performance Excellence : Perusahaan menyediakan informasi online mengenai semua produk-produk jasanya, juga adanya kustomisasi / training by request sesuai dengan keinginan perusahaan

Price Performance Excellence : Perusahaan dapat memberikan diskon ataupun harga-harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga training center lain. Terbukti, perusahaan lebih disukai untuk menjadi tempat training karena memakai harga rupiah untuk training IBM AS/400, dibandingkan training center authorize IBM yang memakai harga dollar.

Relationship Excellence : Perusahaan selalu memberikan layanan purna jual yang baik dengan selalu membina hubungan baik dengan perusahaan. Disetiap akhir training, The 400 Education center selalu memberikan souvenir menarik yang disukai oleh peserta training. Hal ini dilakukan agar peserta-peserta training tersebut kembali lagi training di tempat perusahaan ataupun merekomendasikan The 400 Education ke teman, rekan sekerjanya ataupun keluarga mereka.

Semua keputusan ini telah dibuktikan oleh the 400 education center. Perusahaan tetap bisa bertahan di industri training IT yang selalu berkembang, terlebih di masa krisis seperti saat ini. Kedepannya, perusahaan merencanakan untuk membuat sebuah pembelajaran dengan sistem e-learning. Sehingga dapat menambah nilai perusahaan di mata para customernya

As_3d

Menurutmu cerita ini bagaimana?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Mumble-ing